Ketika mengembangkan sebuah produk, banyak pelaku bisnis hanya fokus pada kualitas isi produk dan lupa memperhatikan kualitas kemasan yang membukus produk tersebut.
Padahal, sebelum pelanggan tertarik untuk membeli sebuah produk, mereka sudah membentuk kesan pertama hanya dari melihat kemasannya saja.
Singkatnya: Packaging atau kemasan adalah pembungkus yang berfungsi melindungi produk, memudahkan distribusi, memberikan informasi, dan meningkatkan daya tarik serta nilai sebuah brand.
Selanjutnya, Gita Print akan membahas packaging secara lengkap, mulai dari pengertian lebih lengkapnya, fungsi, jenis, hingga cara memilih kemasan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Apa Itu Packaging?

Packaging adalah material yang digunakan untuk melindungi, mengemas, dan menampilkan produk kepada konsumen. Packaging berasal dari bahasa Inggris, yakni kata package, yang artinya kemasan atau proses pengemasan.
Packaging dibutuhkan hampir di seluruh industri dalam dunia bisnis, mulai dari skincare, kosmetik, F&B, farmasi, fashion, hingga elektronik. Setiap industri memiliki kebutuhan kemasan yang berbeda, baik dari segi material, desain, maupun fungsinya.
Fungsi Packaging

Packaging atau kemasan memiliki beberapa fungsi penting yang saling melengkapi. Berikut beberapa fungsi utamanya:
1. Melindungi Produk
Fungsi utama packaging adalah melindungi produk dari berbagai risiko selama proses penyimpanan, pengiriman, hingga penggunaan. Kemasan mengurangi risiko kerusakan dan kontaminasi yang dapat mengurangi kualitas produk.
Sebagai contoh, pada industri Skincare, hardbox dapat melindungi botol serum dari benturan. Sementara pada industri F&B, corrugated box membantu melindungi makanan selama proses penyimpanan dan distribusi.
2. Meningkatkan Daya Tarik dan Nilai Jual Produk
Kemasan adalah hal pertama yang dilihat konsumen sebelum mereka tertarik untuk mengenal produk di dalamnya. Packaging dengan visual menarik mampu meningkatkan minat beli konsumen untuk memilih produk tersebut.
3. Menyampaikan Informasi Produk
Kemasan juga bisa menjadi media komunikasi antara produsen dengan konsumen. Melalui packaging, konsumen dapat mengetahui:
- Nama produk
- Komposisi produk
- Cara penggunaan
- Tanggal kedaluwarsa
- Nomor izin edar
- Informasi produsen
- Barcode
Informasi tersebut tidak hanya membantu konsumen menggunakan produk dengan benar, tetapi juga meningkatkan kepercayaan terhadap produk sekaligus memenuhi berbagai persyaratan regulasi yang berlaku.
4. Membangun Identitas Merek (Branding)
Packaging merupakan elemen penting dalam membangun identitas brand sehingga produk memiliki karakter yang membedakannya dari kompetitor. Pemilihan desain dan spesifikasi packaging yang tepat mampu menciptakan kesan unik yang ingin diberikan oleh pemilik bisnis kepada konsumennya.
Sebagai contoh, brand skincare menggunakan box berbahan ivory dengan finishing doff, spot UV, atau emboss untuk menciptakan kesan elegan. Di sisi lain, produk F&B cenderung menggunakan warna untuk menarik perhatian.
5. Mempermudah Penyimpanan dan Distribusi
Packaging juga berperan penting dalam mempermudah proses penyimpanan, pengangkutan, hingga distribusi. Kemasan mengurangi risiko kerusakan selama pengiriman, serta memastikan produk sampai dalam kondisi yang baik.
Selain itu, packaging yang dirancang dengan tepat juga dapat memberikan kemudahan dan kesan tertentu kepada konsumen dalam proses membawa, menyimpan, dan menggunakan produk tersebut.
Jenis - Jenis Packaging
Jenis Packaging Berdasarkan Lapisannya
Berdasarkan lapisan dan kegunaan utamanya, packaging dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Packaging Primer
Packaging primer adalah kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk. Jenis kemasan ini berfungsi melindungi isi produk dari kontaminasi dan kerusakan.
Contoh packaging primer antara lain:
- Botol parfum
- Botol skincare
- Tube pasta gigi
- Sachet kopi
- Bungkus makanan ringan
2. Packaging Sekunder
Packaging sekunder adalah kemasan yang membungkus satu atau beberapa kemasan primer. Selain memberi perlindungan tambahan, kemasan sekunder juga befungsi sebagai media branding untuk menarik perhatian calon konsumen.
Contoh kemasan sekunder antara lain:
- Box skincare
- Dus parfum
- Box suplemen
3. Packaging Tersier
Packaging tersier adalah kemasan yang digunakan untuk mengelompokkan dan mendistribusikan produk dalam jumlah besar. Kemasan tersier umumnya tidak diterima langsung oleh konsumen karena hanya digunakan selama proses logistik, seperti penyimpanan di gudang ataupun proses pengiriman ke distributor atau toko.
Contoh kemasan tersier antara lain:
- Corrugated box (karton pengiriman)
- Pallet
- Stretch wrap
- Karton distribusi
Jenis Packaging Berdasarkan Materialnya
Selain berdasarkan lapisannya, packaging juga dapat dibedakan berdasarkan material yang digunakan. Berikut beberapa diantaranya:
1. Hardbox (Rigid Box)

Hardbox atau rigid box merupakan jenis packaging premium yang terbuat dari papan kertas tebal (paperboard) dan umumnya dilapisi kertas cetak berkualitas tinggi.
2. Softbox (Folding Carton)

Softbox atau folding carton adalah kemasan berbahan kertas yang dapat dilipat sehingga lebih ringan, fleksibel, dan ekonomis dibandingkan hardbox.
3. Corrugated Box

Corrugated box adalah kemasan berbahan karton bergelombang (corrugated cardboard) yang terdiri dari beberapa lapisan kertas.
Jenis Packaging Berdasarkan Fungsi dan Industri
Setiap industri memiliki kebutuhan packaging yang berbeda. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh karakteristik produk, target pasar, regulasi, hingga proses distribusi. Berikut beberapa contohnya:
1. Packaging Skincare & Kosmetik

Packaging untuk skincare dan kosmetik umumnya dirancang untuk melindungi produk sekaligus membangun kesan premium. Contoh produknya seperti: serum, moisturizer, sunscreen, parfum, dan toner.
2. Packaging Makanan & Minuman (F&B)

Pada industri F&B, packaging berfungsi menjaga kualitas, kebersihan, serta keamanan produk selama penyimpanan dan distribusi. Contoh produknya seperti: snack, kopi, teh, cokelat, dan kue.
3. Packaging Farmasi & Healthcare

Packaging pada industri farmasi lebih mengutamakan keamanan produk, informasi yang jelas, serta kepatuhan terhadap regulasi. Contoh produknya seperti: tablet, sirup, vitamin, suplemen, dan obat herbal.
Tips Memilih Packaging yang Tepat
Berikut beberapa tips yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memproduksi packaging untuk bisnis anda:
- Kenali Karakteristik Produk – Setiap produk memiliki kebutuhan kemasan yang berbeda, baik dari segi ukuran, berat, bentuk, maupun tingkat perlindungan yang dibutuhkan.
- Sesuaikan dengan Target Pasar – Packaging untuk produk premium tentu akan berbeda dengan produk yang menyasar pasar massal.
- Pilih Material Packaging yang Tepat – Setiap material memiliki karakteristik yang berbeda. Pilih material yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan produk sekaligus anggaran yang tersedia.
- Pertimbangkan Proses Distribusi – Jika produk akan dikirim ke berbagai daerah, pastikan packaging memiliki kekuatan yang cukup untuk melindungi produk selama proses pengiriman.
- Desain Menarik dan Informatif – Packaging sebaikanya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memuat informasi penting seperti logo, cara penggunaan, komposisi, serta informasi penting lainnya.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memilih Packaging:
- Terlalu fokus pada harga murah hingga mengorbankan kualitas kemasan dan perlindungan produk.
- Memilih material yang tidak sesuai dengan karakteristik produk maupun proses penyimpanan dan distribusinya.
- Mengabaikan desain dan branding, sehingga produk sulit dikenali dan kurang mampu menarik perhatian konsumen.
- Tidak mencantumkan informasi produk secara lengkap, seperti nama produk, komposisi, cara penggunaan, dan identitas produsen sesuai kebutuhan.
- Tidak berkonsultasi dengan vendor packaging atau salah memilih vendor, sehingga spesifikasi kemasan kurang optimal dan tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis.
FAQ Mengenai Packaging
Packaging (atau kemasan) adalah material yang digunakan untuk melindungi, menyimpan, mengirim, dan menampilkan suatu produk kepada konsumen. Selain menjaga kualitas produk, packaging juga berfungsi sebagai media branding, penyampai informasi, serta membantu meningkatkan daya tarik dan nilai jual sebuah produk.
Packaging mengacu pada kemasan atau proses merancang kemasan suatu produk agar terlindungi dan menarik bagi konsumen. Sementara itu, packing adalah proses mengemas barang untuk penyimpanan atau pengiriman agar tetap aman selama proses distribusi.
Ya. Packaging adalah istilah dalam bahasa Inggris yang dalam bahasa Indonesia berarti kemasan atau pengemasan.
Packaging yang bagus adalah packaging yang:
- Mampu melindungi produk.
- Menarik secara visual.
- Mencerminkan identitas merek.
- Memuat informasi produk yang jelas.
- Mendukung proses penyimpanan dan distribusi.
Packaging berdasarkan lapisan kemasannya terbagi menjadi kemasan primer, sekunder, dan tersier. Selain itu, packaging juga tersedia dalam berbagai jenis sesuai kebutuhan industri, seperti packaging makanan, skincare, farmasi, fashion, hingga e-commerce.
Beberapa jenis kertas yang umum digunakan untuk packaging antara lain Art Carton, Ivory, Duplex, Kraft, Corrugated, dan Rigid Board. Pemilihannya disesuaikan dengan jenis produk, kebutuhan perlindungan, serta anggaran produksi.
Packaging berfungsi melindungi produk dari kerusakan, mempermudah penyimpanan dan distribusi, menyampaikan informasi produk, membangun identitas merek, serta meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk di mata konsumen.
Pembuatan packaging dimulai dari menentukan jenis produk, memilih material yang sesuai, membuat desain kemasan, menentukan ukuran dan finishing, kemudian dilanjutkan ke proses produksi menggunakan metode cetak seperti printing offset atau digital printing sesuai kebutuhan.
Harga custom packaging bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis material, ukuran, desain, finishing, jumlah produksi, dan metode cetak yang digunakan. Oleh karena itu, biaya setiap proyek dapat berbeda sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.
Di Gita Print, Anda dapat memulai produksi custom packaging mulai dari 300 pcs. Untuk mendiskusikan estimasi biaya dan spesifikasi, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan tim Gita Print secara gratis.
Kesimpulan
Packaging lebih dari sekadar kemasan pembungkus produk. Selain melindungi produk dari kerusakan, packaging berperan dalam membangun identitas merek, menyampaikan informasi kepada konsumen, mempermudah proses distribusi, hingga meningkatkan nilai jual sebuah produk.
Oleh karena itu, memilih packaging yang tepat tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari jenis kemasan, material, desain, hingga proses produksinya perlu disesuaikan dengan karakteristik produk, target pasar, dan kebutuhan bisnis agar kemasan dapat berfungsi secara optimal.
Jika Anda sedang mencari partner produksi custom packaging berkualitas, Gita Print siap membantu mulai dari proses konsultasi, pemilihan material, sampling, hingga produksi massal dengan minimal order mulai dari 300 pcs.

